Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Setting Karbu Vakum MIO, KLX dan THUNDER

Cara Setting Karbu Vakum - Membahas tentang motor memang tidak ada habisnya. setiap bagian yang ada membutuhkan perawatan yang maksimal agar pada setiap saat, motor bisa dikendarai tanpa ada masalah yang bisa bikin kita repot. maka dari itu, tidak ada salahnya sebagai pemilik motor kita setidaknya mengetahui berbagai macam masalah yang ada pada motor dan bagaimana cara mengatasinya. jadi, jika sewaktu-waktu motor kita rusak tidak perlu repot membawanya ke bengkel.

Salah satu masalah yang sering dijumpai pada motor adalah masalah pada settingan karburasi yang kadang tidak pas. sehingga membuat tunggangan tidak enak untuk dikendarai, karena jika karbu tidak pas sedikit saja setelannya bisa nembak-nembak knalpotnya/brebet dan terkadang lemot saat digas. nah, pada kesempatan kali ini admin Modif Simple akan berbagi sedikit tips dan trik tentang cara seting karbu vakum pada semua motor yang bisa anda coba.

Menggunakan karburator vakum memang memiliki berbagai keuntungan. karena karburator ini mampu menyesuaikan suplai bahan bakar dan udara dengan kebutuhan kinerja mesin. jadi maksud saya adalah suplai bensin dan udara akan menyesuaikan dengan gerak piston alias daya sedot mesin ketika sedang bekerja. selain itu karena skepnya akan bergerak naik tidak hanya mengandalkan putaran grip akselerator saja. Bisa saja putaran grip dipelintir habis, skepnya tetap akan terangkat bertahap, sesuai putaran mesinnya.

Nah, untuk cara setting karburator vakum yang baik untuk semua motor, anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini :


Cara Setting Karbu Vakum yang ke 1


  • Langkah pertama yaitu putar grip gas hingga RPM mesin berada di kisaran 4000 RPM dan TAHAN. kalo gak ada tacho meter ya bisa dikira-kira sendiri pokoknya grip gas diputar dikit hingga RPM naik. Gak papa walau gak persis 4000RPM.
  • Anda bisa menggunakan baut setelan gas / throttle untuk menahan RPM jadi 4000. Caranya putar baut setelan gas ke arah kanan hingga RPM meninggi.
  • Putar mixture screw ke arah kanan atau menutup hingga mentok, pada saat itu suara mesin akan makin pelan, RPM makin rendah dan bahkan mesin bisa saja langsung mati.
  • Jika mesin mati biarkan dulu jangan dihidupin.
  • Putar mixture screw ke arah kebalikan, yaitu ke arah kiri atau membuka sebanyak 360° alias 1 putaran.
  • Nyalakan mesin yg mati. biarkan mesin idle sambil tetap menahan grip gas agar RPM meninggi.
  • Lanjutkan putar mixture screw ke arah kiri / keluar hingga didapat setelan yang pas.
  • Khusus untuk motor New Jupiter MX 135 standart putaran mixture screw standartnya sekitar 2 putaran keluar (2×360°) dihitung sejak mixture screw menutup.
  • Untuk jenis karburator vakum pada motor lain setelan mixture biasanya gak jauh beda antara 1-2 putaran.
  • Langkah terakhir yaitu mengatur baut setelan gas / throttle dan buatlah menjadi langsam. Caranya dengan memutar baut tersebut hingga RPM berada di kisaran 1250 RPM. Jika gak ada RPM meter / tachometer buatlah hingga suara mesin langsam stabil.
  • Jangan lupa untuk menggeber-geber gas saat semua proses selesai. Ini bertujuan untuk memastikan langsamnya mesin. Kalau setelah digeber mesinnya jadi tidak langsam/idle lagi mungkin putaran mixture screw kurang keluar atau baur setelan gas/throttle kurang tepat.


CATATAN:

  • Rasakan sendiri saat motor dikendarai, kalau suara mesin terasa kering, ujung busi berwarna putih sebaiknya tambah putaran mixture screw ke luar / kiri. —–> makin diputar ke kiri makin boros.
  • Kalau terasa campuran terlalu basah/boros dan ujung busi kehitaman maka putarlah mixture screw ke arah kanan/menutup.—–> makin diputar ke kanan makin irit.
  • Kalau pasang knalpot racing sebaiknya putaran mixture screw tambahin aja kira-kira 1 putaran lagi keluar biar debit bensin yang tercampur udara makin banyak.


Cara Setting Karbu Vakum yang ke 2


  • Sediakan obeng min plus gunanya untuk mengatur screw langsam dan screw udara
  • Sebelumnya posisikan terlebih dulu motor menjadi standar dua (standar tenga
  • Kemudian hidupkan mesin motor
  • Setelah itu, putar screw atau jarum langsam menggunakan obeng plus ke arah kanan searah putaran jarum jam hingga suara mesin menjadi tinggi meraung (biasanya 2 putaran penuh saja sudah meraung) biarkan dalam kondisi seperti itu.
  • Selanjutnya kita pindah ke screw atau jarum setelan angin yang berwarna emas. Putar jarum menggunakan obeng min ke arah kanan searah putaran jarum jam hingga mentok (dalam kondisi seperti ini biasanya suara mesin akan mengecil bahkan nyaris mati dan jangan sampai dibiarkan mati). Setelah itu putar kembali ke arah kiri dan cari suara mesin yang paling tinggi.
  • Setelah selesai menemukan putaran mesin tertinggi, kini saatnya beralih ke jarum setelan langsam. Putar jarum langsam ke arah kiri hingga suara mesin mengecil dan carilah suara mesin yang paling enak untuk idle. Ini berfungsi sebagai langsam.
  • Setelah itu, coba raung-raungkan mesin motor dan pastikan tidak ada suaram brebet brebet. Kalau masih ada suara mberet brebet coba putar kembali jarum setelan angin ke arah kiri atau ke arah kanan dan cari putaran tertingginya lagi, lakukan hingga suara mberebet benar-benar hilang.


Catatan :
untuk karbu tipe vakum, putaran mesin tertinggi biasanya bisa didapatkan pada 2,5 sampai 2,8 putaran screw. Sedangkan untuk karbu tipe skep, putaran mesin tertinggi biasanya bisa didapatkan pada 1,5 sampai 1,8 putaran screw. Nah, intinya cari dan temukan putaran mesin tertinggi, maka disitulah stelan karburator yang pas.


Itu dia 2 cara setting karbu vakum yang bisa anda coba sendiri dirumah. pastika untuk mengikuti step by step diatas dengan urut dan teliti ya. aga tidak terjadi kesalahan. anda bisa mencoba cara yang pertama dulu, jika masih gagal, lanjut pakai cara yang kedua. namun, jika anda sudah melakukan kedua cara tersebut namun masih saja gagal. admin sarankan segera bawa motor ke bengkel resmi atau bengkel langganan anda. biar segera ditangani oleh ahlinya langsung.

Posting Komentar untuk "Cara Setting Karbu Vakum MIO, KLX dan THUNDER"